Connect with us

MUSIK

Ini 6 Orang Penyanyi Legendaris yang Meninggal Mengenaskan

Published

on

Dilansir dari liputan6.com inilah 6 penyanyi legend yang menhebuskan nafas secara mengenaskan diantaranya ada Jhon Lennon vocalis The Beatle.

1. Jhon Lennon

John Lennon, salah satu penyanyi paling legend abad 20 ditembak oleh Mark David Chapman pada 8 Desember 1980 di New York, Amerika Serikat. Pentolan The Beatles mengembuskan napas di tangan penggemarnya sendiri.

Mark David Chapman membunuh idolanya karena menganggap John Lennon telah menistakan agama.

John Lennon pernah menimbulkan kontroversi dengan menyebut bahwa dirinya dan The Beatles lebih terkenal dari Yesus. Hal itu yang membuat sang pembunuh geram.

2.  Marvin Gaye

Marvin Gaye telah mengubah sejarah lewat industri musik soul dan akhirnya mengalami nasib yang lebih mengenaskan. Marvin Gaye menghembuskan napas terakhir dalam usia 44 tahun, di tangan ayah kandungnya sendiri, Marvin Gaye Sr.

Semua itu terjadi saat Marvin Gaye tengah berbincang dengan sang ibu. Sebuah sumber menyebutkan, Marvin Gaye terlibat pertengkaran hebat dengan orangtuanya. Ayahnya menembak ke arah Marvin Gaye. Meski hanya satu kali, tembakan tersebut mengenai jantung Marvin Gaye.

Marvin Gaye sebenarnya sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun luka tembak yang mengenai jantungnya membuat Marvin Gaye menghembuskan napas terakhir pada 1 April 1984 di California, Amerika Serikat.

3. Elvis Presley

Elvis Presley dikenal sebagai raja Rock n roll. Pelantun “Can’t Help This Falling Love” ini, meninggal pada tahun 1977. Meninggalnya Elvis Presley membuat terhenyak seluruh penggemar di dunia.

Hingga saat ini, Elvis Presley masih menyisakan kenangan. Bahkan, belum ada penyanyi lain yang bisa melampaui popularitas dan sepak terjang sang raja.

4. Jimi Hendrix

Jimi Hendrix meninggal pada 18 September 1970 itu dinobatkan sebagai gitaris terhebat sepanjang masa. Jimi Hendrix diakui sebagai salah satu kaum revolusioner sejati dalam bermain gitar. Ia sering disebut sebagai salah satu pemain gitar listrik paling berpengaruh dalam sejarah musik rock.

Jimi Hendrix diakui sebagai salah satu kaum revolusioner sejati dalam bermain gitar. Jimi Hendrix mengembuskan nafas terakhirnya, di Inggris. Ia ditemukan tewas setelah tersedak muntahannya sendiri akibat ketergantungan obat dan alkohol.

5. Michael Jackson

Michael Jackson meninggal pada Juni 2009 lalu akibat dugaan overdosis obat. Kematian penyanyi yang disebut dengan King of Pop itu sungguh mengejutkan publik. Sebelumnya, Michael Jackson terlihat sehat saat latihan untuk konsernya di Los Angeles, Amerika Serikat pada Juli 2009.

Meski telah cukup lama, kabar mengenai Michael Jackson masih terus menjadi perhatian. Album-album Michael Jackson juga memegang gelar sebagai album dengan penjualan terlaris sepanjang masa, yang sampai hari ini masih belum bisa dikalahkan oleh artis mana pun juga. Michael Jackson berusia 51 tahun saat meninggal berencana memberikan kejutan untuk fans setianya.

Saat itu, raja musik pop ini sedang menyiapkan konser “This Is It” yang digadang-gadang akan mengembalikan nama besarnya. Kematiannya membuat dunia berduka, dan upacara pemakamannya ditayangkan secara internasional.

6. Kurt Cobain

Pada tangga 8 April 1994 silam dunia musik di hebohkan oleh menunggalnya Kurt Cobain. Kurt Cobain dianggap sebagai pendobrak aliran musik baru di industri hiburan, memperkenalkan jenis musik grunge.

Saat itu, nama Kurt Cobain tengah berada di puncak popularitas dengan band Nirvana. Kematiannya pun dianggap tragis. Kurt Cobain diperkirakan telah meninggal tiga hari sebelum jenazahnya ditemukan, tepatnya tanggal 5 April 1994.

Konsentrasi tinggi heroin dan valium juga ditemukan dari tubuhnya. Tentu saja drugs yang dikonsumsinya saat itu juga berkemungkinan menjadi penyebab meninggalnya ayah dari seorang anak bernama Frances Bean Cobain ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

MUSIK

Dari Toko Elektronik Menjadi ELPAMAS

Published

on

Toko perangkat elektronik yang bernama Elektronik Payung Mas milik Anthony Depamas merupakan awal mula terbentuknya orkes dangdut Elpamas. Empat personel Elpamas diantaranya Edi Darome (keyboard), Didiek Sucahyo (bass), Rush Tato (drum), dan Emanuel Totok Tewel (gitar), akhirnya mereka mulai melirik genre musik rock setelah memauskan dua vokalis Abdullah Owi dan Alexander Lamoh pada tahun 1984 lalu.

Akhirnya Elpamas bulat dan serius menggeluti dan mengusung genre rock dan memberanikan diri untuk keluar dari kampung halaman mereka di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, untuk mengikuti Festival Rock Log Zhelebour pada 1985. Meski tak sukses memenangkan kompetisi tersebut, nama Elpamas kian tersohor dan fans pun mulai membeludak.

Elpamas ternya memiliki enam album, termasuk ‘Dinding-Dinding Kota’ (1989), ‘Tato’ (1991), dan ‘Negeriku’ (1997), Tapi ternyata Elpamas selalu bermasalah dengan vokalis yang bergonti-ganti. Hingga saat ini Elpamas terhitung sudah berganti vokalis sebanyak sembilan kali. Nama-nama besar, seperti Dollah Gowie, Baruna “Babon” Priyotomo, Ecky Lamoh, Putut Christams, hingga Andy Liany, sempat mengisi vokal di band tersebut.

Selain itu, tenyata Toto Tewel sering kali meninggalkan Elpamas dan bergabung dengan band lain sebagai additional player. Bahkan, banyak orang yang lebih mengenal Toto sebagai pemain gitar di band pengiring Iwan Fals.

Lagu Elpamas yang masih di kenang sampai sekarang adalah pak Tua karya Pitat Haeng a.k.a Iwan Fals

Karir Elpamas kemudian semakin terasah dengan seringnya mereka tampil di pentas-pentas musik besar, antara lain mendampingi God Bless pada “Tour Raksasa Gudang Garam”, tahun 1989.

Continue Reading

MUSIK

SLANK Band Tanah Air Yang Masih Eksis di Blantika Musik Indonesia

Published

on

Image Via ngopibareng.id

Awalnya Bimo ‘Bimbim’ Setiawan Almachzumi dia adalah seorang penggebuk drum dari band Cikini Stones Complex (CSC). dan selalu menampilkan lagu-lagu Rolling Stone. karena bosan akhirnya Bimbim pun membubarkan CSC dan pada 1983 membentuk grup musik Red Devil bersama Kiki (gitar), Erwan (vokal), Bongky (gitar) dan Denny (bas gitar).

Red Devil agak berbeda dengan CSC karena setiap manggung mereka selalu bawain lagu-lagu Van Hallen dan Rolling Stone. Namun, karena usil para personel Red Devil, lagu-lagu Van Hallen dan Rolling Stone yang mereka bawakan justru tak pernah sama dengan versi aslinya.

Nama Slank pun akhirnya tercetus untuk menggantikan nama Red Devil karena dirasa lebih cocok dan sesuai dengan kepribadian para personel. Untuk mengumumkan pergantian nama mereka, Slank pun tampil di festival band KMSS di Istora Senayan, Jakarta Selatan.

Slank formasi 13 (Foto: Istimewa)

Setelah di rombak-rombak personel bandnya akhirnya mereka rilis album perdana bertajuk ‘Suit – Suit…He.. He.. Gadis Sexy’ pada 1989 bersama formasi ke-13, Kaka (vokal), Bimbim (drum), Bongky (bas gitar), Pay (gitar), dan Indra Q (keyboard).

Setelah merilis lima album sejak 1989 hingga 1996, Slank formasi ke-13 akhirnya hancur karena narkoba yang di masa itu banyak menyerang anak-anak remaja. Masih dibawah pengaruh candu putau, Bimbim secara sepihak memecat Bongky, Indra Q, dan Pay. Slank yang berjalan dengan dua personel, Bimbim dan Kaka, sempat menelurkan album ‘Lagi Sedih’ (1997).

Setahun lamanya Bimbim dan Kaka loyo dalam bermusik, bahkan sempat ingin memutuskan untuk membubarkan Slank pada tahun 1997. Pesan dari tinta darah yang dikirimkan oleh fans membuat Bimbim terenyuh dan urung membubarkan Slank.

Akhirnya pada 1998, Slank Comeback dengan album ‘Tujuh’ bersama tiga personel baru, Ivan (bas gitar), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar), yang tergabung dalam formasi ke-14. Hingga kini, Slank masih terus mengudara dan Slankers, sebutan bagi penggemar mereka, semakin bertambah banyak. Bermula dari gaya hidup para personel yang berubah 180 derajat, kini Slank jadi salah satu band yang aktif mendukung kegiatan sosial, seperti anti rokok, pendukung KPK, dan menjaga kelestarian botani laut.

Continue Reading

MUSIK

Christopher Cross Pemenang Grammy Legendaris

Published

on

Christopher Cross (lahir Christopher Charles Geppert ; 3 Mei 1951) adalah seorang penyanyi-penulis lagu Amerika dari San Antonio, Texas . Cross memenangkan lima Grammy Awards untuk album debutnya yang dirilis pada tahun 1979. Single ” Sailing ” (1980), dan ” Arthur’s Theme (Best That You Can Do) ” (dari film 1981 Arthur ) memuncak di nomor satu di US Billboard Hot 100. “Sailing” meraih tiga Grammy pada tahun 1981, sementara “Arthur’s Theme” menang dalam OSCAR Best Original Song 1981 (dengan co-composers Burt Bacharach, Carole Bayer Sager, and Peter Allen).

Cross pertama kali bermain dengan band penutup yang berbasis di San Antonio bernama Flash.

Cross merilis album debut self-titled-nya, Christopher Cross , pada tahun 1979. dan tercatat di Billboard Hot 100 20 hit teratas dari album ini termasuk ” Ride Like the Wind ” (featuring backing vokal oleh Michael McDonald ), ” Sailing “, ” Never Be the Same “, dan” Say You’re Be Mine “(featuring backing vokal oleh Nicolette Larson ). Karena kesuksesan dan kepopuleranya ia dinominasikan untuk 5 Grammy Award. Cross saat ini adalah satu-satunya artis dalam sejarah Grammy untuk memenangkan semua empat penghargaan dengan lagu-lagu andalanya.

Album kedua Cross, Another Page (1983), termasuk lagu-lagu hit ” Arthur’s Theme (Best That You Can Do) ” (hanya pada versi CD & kaset, sebagai lagu bonus), ” All Right “, “No Time for Talk “, dan “Think of Laura “. “All Right” digunakan oleh CBS Sports untuk highlight montase setelah 1983 NCAA Men’s Division I Basketball Tournament , sementara “Think of Laura” digunakan sebagai referensi untuk karakter di opera sabun Rumah Sakit Umum. Cross memungkinkan ABC menggunakan lagunya dalam konteks ini; Namun, ia telah menyatakan bahwa ia menulis “Think of Laura” tidak mengacu pada karakter televisi, tetapi untuk merayakan kehidupan Denison University mahasiswa Laura Carter yang terbunuh ketika dia tertembak peluru nyasar.

KOMPILASI

1991: The Best of Christopher Cross (WEA)
1999: Greatest Hits Live (CMC)
2001: Definitive Christopher Cross (Warner Bros./Asia)
2002: The Very Best of Christopher Cross (Warner Bros.)
2011: Crosswords: The Best of Christopher Cross (101 Distribution)

Soundtracks

1981: Arthur (Motion picture soundtrack) “Arthur’s Theme (Best That You Can Do)”
1983: General Hospital (TV series soundtrack) “Think of Laura”
1984: Official Music of the XXIIIrd Olympiad “A Chance For Heaven” (swimming theme)
1986: Nothing in Common (Motion picture soundtrack) “Loving Strangers (David’s Theme)”
2010: 30 Rock (TV series soundtrack) “Lemon’s Theme”

Continue Reading

Trending